Petunjuk Penggunaan Kamus

Panduan Lengkap Menggunakan Kamus

Kembali ke Kamus

Kata Pengantar

Kamus Mbojo-Indonesia ini merupakan salah satu upaya Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam menyusun Kamus Dwi Bahasa Mbojo-Indonesia. Penyusunan ini merupakan hasil penyempurnaan dari literatur sebelumnya, dengan penambahan lema dan penerapan kaidah leksikografi (perkamusan) yang sesuai.

Kamus ini merujuk dan menyempurnakan dua karya sebelumnya, yaitu "Kamus Daerah Bima-Indonesia-Inggris" dan "Kamus Bima-Indonesia". Kekurangan pada kamus-kamus tersebut, seperti tidak adanya label kelas kata, penomoran makna polisemi, dan format penulisan yang kurang standar, menjadi dasar perbaikan dalam edisi ini.

Tujuan penyusunan kamus ini adalah untuk pengembangan yang meliputi penambahan lema baru, perbaikan makna, dan pemisahan lema yang berhomonim, sehingga dapat mengakomodasi kondisi mutakhir bahasa dan budaya Mbojo. Edisi ini memuat total 5.214 lema.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terwujudnya kamus ini. Semoga karya ini bermanfaat dan mendapat imbalan setimpal dari Allah SWT.

Mataram, 2015
Tim Penyusun Kamus Mbojo-Indonesia
Kantor Bahasa Provinsi NTB

Petunjuk Pemakaian Kamus

Bahasa Mbojo memiliki karakteristik fonologi, morfologi, dan sintaksis yang unik. Untuk memudahkan pembaca, petunjuk ini menyajikan informasi penting mengenai sistem penulisan dan informasi yang terkandung dalam setiap entri kamus.

Penyusunan lema disesuaikan dengan sistem alfabetis. Bahasa Mbojo memiliki beberapa bunyi khas yang dilambangkan secara khusus:

  • b: Bunyi /b/ ingresif (seperti [ɓ]) yang ringan. Contoh: baju (baju).
  • d: Bunyi /d/ ingresif (seperti [ɗ]) yang ringan. Contoh: doho (kalian).
  • ?: Tanda baca glotal stop. Contoh: te?e (pasang).

Setiap entri (lema) dicetak tebal. Jika sebuah lema memiliki lebih dari satu makna (polisemi), setiap makna akan diberi nomor. Bentuk turunan dari kata dasar diperlakukan sebagai sublema.

Setiap lema diberi label kelas kata dan terkadang label ragam bahasa (kasar, hormat, dialek).

Label Kelas Kata
aadjektiva (kata sifat)
advadverbia (kata keterangan)
nnomina (kata benda)
numnumeralia (kata bilangan)
ppartikel
pronpronomina (kata ganti)
vverba (kata kerja)

  • Tanda hubung (-): Digunakan dalam kata ulang (reduplikasi).
  • Tanda hubung ganda (~): Menggantikan lema dalam contoh kalimat atau frasa. Dalam aplikasi ini, simbol ini digantikan dengan cetak miring pada kata yang dimaksud.
  • Titik koma (;): Memisahkan sinonim atau makna yang berdekatan.
  • Tanda kurung ( ): Mengapit keterangan tambahan atau bentuk alternatif kata.